Penelitian terbaru mengungkap bahwa Candi Sukuh di lereng Gunung Lawu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan, tetapi juga observatorium astronomi presisi tinggi.
KOSONGSATU.ID – Beberapa penelitian, salah satunya Studi Arkeoastronomi Candi Sukuh dan Cetho, Jawa Tengah, yang dipublikasikan pada Mei 2022, mengungkap bahwa, secara arsitektural, situs bersejarah ini ternyata dirancang sebagai observatorium tata surya berbatu yang sangat akurat.
Bentuk Candi Sukuh yang menyerupai piramida terpotong dibangun dengan perhitungan tata ruang yang matang.
Struktur utama bangunan terbukti sejajar sempurna dengan pergerakan matahari. Presisi ini terlihat paling jelas saat fenomena ekuinoks terjadi, di mana posisi bangunan dan pergerakan benda langit berada pada satu garis linier.
Keakuratan arah dan posisi candi ini menunjukkan tingkat penguasaan ilmu ukur yang luar biasa dari leluhur Nusantara. Pencapaian ini meletakkan bangsa Indonesia sejajar dengan peradaban Suku Maya yang lebih dahulu tersohor di ranah global.



Tinggalkan Balasan