Kisah Palabuhanratu hari ini adalah sebuah ironi sejarah yang tajam. Sebuah kawasan yang lahir dari visi besar kemandirian pariwisata dan kejayaan maritim sang Proklamator, kini harus berjuang keras melawan dampak pembangunan infrastruktur yang kurang terencana, demi menyelamatkan sisa-sisa jati diri indahnya.***
Daftar Rujukan
- Firmansyah, Irman. (2018). Soekaboemi The Untold Story: Menyingkap Sejarah yang Terlupakan. Sukabumi: Yayasan Dapuran Kipahare.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Profil Cagar Budaya: Pesanggrahan Tenjoresmi (Istana Palabuhanratu). Diakses melalui situs resmi Direktorat Pelindungan Kebudayaan (kebudayaan.kemdikbud.go.id).
- Soekarno. (1959). Pidato Pelantikan Kepala Staf Angkatan Laut R.E. Martadinata, 17 Juli 1959. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
- Soekarno. (1963). Amanat Presiden Soekarno pada Musyawarah Nasional Maritim, 23 September 1963. Jakarta: Departemen Penerangan RI.
- Van Till, Margreet. (2011). Banditry in West Java 1869-1942. Amsterdam: Amsterdam University Press.
- Surat Kabar Kolonial. Bataviaasch Nieuwsblad dan Soerabajasch Handelsblad edisi November-Desember 1902. Koleksi Digital Delpher Books & Newspapers.
Halaman


Tinggalkan Balasan