Harga emas Antam terkoreksi ke Rp2.940.000 per gram hari ini. Membuka celah beli bagi para investor.
KOSONGSATU.ID–Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mengalami penurunan pada perdagangan awal pekan ini. Kondisi ini memberikan peluang menarik bagi masyarakat yang berniat memulai investasi logam mulia.
Berdasarkan pembaruan data di situs resmi Logam Mulia pada Senin, 16 Februari 2026, harga emas turun sebesar empat belas ribu rupiah. Penurunan ini membawa harga per gram ke level dua juta sembilan ratus empat puluh ribu rupiah.
Koreksi harga ini cukup menyejukkan pasar ritel domestik. Pada akhir pekan lalu, yakni Sabtu dan Minggu, harga emas Antam sempat bertengger kuat di angka dua juta sembilan ratus lima puluh empat ribu rupiah per gram.
Penurunan nilai jual tidak hanya terjadi pada harga beli emas baru. Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut terseret turun sebanyak tiga belas ribu rupiah pada hari ini.
Saat ini harga buyback berada pada posisi dua juta tujuh ratus dua puluh delapan ribu rupiah per gram. Angka ini merupakan harga patokan jika investor ingin menjual kembali emas batangan mereka ke butik Antam.
Terkait transaksi buyback, ada aturan pajak yang mengikat. Tim Redaksi Logam Mulia dari PT Aneka Tambang Tbk dalam keterangan resminya pada Senin menyatakan bahwa pajak dipotong secara otomatis.
Potongan pajak PPh 22 tersebut langsung mengurangi total nilai transaksi penjualan. Kebijakan pemotongan ini merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2017.
Pengaruh Ekonomi Global
Turunnya harga emas di dalam negeri tidak lepas dari tekanan kondisi pasar dunia. Pada sesi perdagangan Asia hari Senin, harga emas spot dunia tercatat melemah tipis nol koma dua puluh sembilan persen.
Harga emas spot dunia tersebut berada di level lima ribu dua puluh tujuh dolar Amerika Serikat per troy ounce. Dinamika ini langsung direspons oleh analis pasar komoditas.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi pada Minggu, 15 Februari 2026, telah memperkirakan hal ini. Ia menyebut ada peluang harga emas Antam melemah pada pembukaan pasar awal pekan.
“Harga batangan emas Antam pada Senin diproyeksi bisa menurun ke level support pertama dua juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah per gram,” kata Ibrahim.
Ibrahim menjelaskan bahwa koreksi global ini berakar dari rilis data perekonomian terbaru di Amerika Serikat. Data inflasi negeri Paman Sam tercatat lebih rendah dari perkiraan awal pasar.
“Hal ini membuat pasar menanti kepastian penurunan suku bunga Fed,” ungkap Ibrahim. Ketidakpastian arah kebijakan bank sentral Amerika selalu menjadi faktor kuat penentu harga.
Meski terkoreksi hari ini, prospek investasi logam mulia dinilai tetap cerah. Lembaga keuangan seperti JP Morgan masih menahan target harga emas dunia tembus lima ribu lima ratus dolar tahun ini. ***





1 Komentar