Ribuan guru madrasah swasta menanti kepastian PPPK. FGSNI dan Kemenag kini bersinergi mengawal regulasi demi kesejahteraan.
KOSONGSATU. ID – Langkah kolaboratif ini menjadi angin segar di tengah penantian panjang yang kerap diwarnai ketidakpastian. Bagi para tenaga pendidik di lingkungan madrasah swasta, kejelasan status kepegawaian bukanlah sekadar wacana administratif, melainkan kunci utama peningkatan taraf hidup mereka.
Menyadari urgensi tersebut, penyatuan visi antara pergerakan akar rumput dan pemangku kebijakan ini diharapkan mampu mendobrak kebuntuan birokrasi yang selama ini terjadi.
Jalan Panjang Pengabdian
Cerita pengabdian pendidik di sekolah agama berstatus swasta sering kali sarat dengan perjuangan panjang. Menghadapi beban mengajar yang setara dengan instansi pemerintah, kesejahteraan mereka hingga kini masih jauh dari kata ideal. Menjawab keresahan tersebut, Forum Guru Sertifikasi Non Inpassing (FGSNI) mengambil langkah strategis untuk memastikan negara turun tangan mengurai kebuntuan status kepegawaian mereka.
Sinergi dan Aksi Nyata FGSNI
Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, dalam sesi dialog simposium memaparkan komitmen kuat lembaganya. Ia melihat arah kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) saat ini selaras dengan visi perjuangan pahlawan tanpa tanda jasa di sektor swasta.
”Apa yang sedang diusahakan oleh Kemenag, kita menilai masih sejalan dengan arah perjuangan guru madrasah swasta saat ini. Kita akan membantu dalam hal pergerakan dan koordinasi lintas kementerian dan di legislatif,” ungkap Agus.




Tinggalkan Balasan