Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah mengungkap makna mendalam dan rentetan sejarah penting yang terjadi pada 17 Ramadan.
KOSONGSATU.ID – Bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum rutinitas menahan lapar dan dahaga bagi umat Islam. Lebih dari itu, bulan ini menyimpan berbagai catatan sejarah peradaban yang sangat monumental.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Kiai Moch. Muchtar Mu’thi, saat mengupas tuntas keistimewaan tanggal 17 Syahru Romadlon—Bulan Ramadan—di hadapan ribuan jamaah.
Dalam acara Tasyakkuran Lailatul Mubarokah yang digelar di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ploso, Kabupaten Jombang, ribuan warga berkumpul dengan penuh khidmat.
Mereka datang berbondong-bondong dari berbagai penjuru daerah untuk mendengarkan langsung Mau’idhotul Chasanah (nasihat baik) dari Sang Mursyid. Di tengah keheningan malam pertengahan Ramadan, petuah-petuah kebijaksanaan mengalir mencerahkan akal dan sanubari para hadirin.
Menurut Mursyid Shiddiqiyyah, tanggal 17 Romadlon merupakan sebuah titik waktu yang sangat istimewa. Tanggal ini menjadi saksi bisu atas peristiwa raksasa yang mengubah arah sejarah dan spiritualitas umat manusia.




Tinggalkan Balasan