Prabowo pulang dari AS, Inggris, Yordania, dan UEA membawa kesepakatan dagang, teknologi, dan investasi.


KOSONGSATU.ID—Presiden Prabowo Subianto tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026, setelah merampungkan lawatan ke Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab sejak pertengahan Februari. 

Dari rangkaian kunjungan itu, ia membawa empat capaian utama: kesepakatan perdagangan resiprokal, kerja sama teknologi chip dan AI, penguatan diplomasi Timur Tengah, serta komitmen investasi energi.

Lawatan ini berfokus pada diplomasi ekonomi dan posisi geopolitik Indonesia. Hasilnya konkret.

Tarif Resiprokal dan Akses Pasar AS

Di Washington DC, 17 Februari 2026, Prabowo bertemu Presiden Donald Trump. Pertemuan itu menghasilkan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang membuka peluang tarif hingga 0 persen pada sektor tertentu, termasuk pertambangan, hilirisasi mineral, energi, agribisnis, tekstil, dan teknologi.

Data Kementerian Perdagangan mencatat nilai perdagangan Indonesia–AS pada 2025 menembus lebih dari USD 38 miliar. Skema baru ini diharapkan memperluas ekspor bernilai tambah, terutama produk hilirisasi mineral seperti nikel dan turunannya.

Selain agenda dagang, Prabowo juga menghadiri sidang perdana Board of Peace. Kehadiran Indonesia menegaskan peran aktif dalam forum perdamaian global.

Transfer Teknologi Chip dan AI dari Inggris

Di London, 23 Februari 2026, Prabowo menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Arm Ltd..

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pada 25 Februari 2026 bahwa Arm menguasai sekitar 96 persen desain chip otomotif global serta sekitar 94 persen chip pusat data dan AI.

“Kerja sama ini membuka peluang transfer teknologi strategis di bidang semikonduktor dan kecerdasan buatan,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, 25 Februari 2026.

Langkah ini menjadi pijakan bagi penguatan industri digital nasional. Fondasinya ada pada desain chip dan AI.

Koordinasi Geopolitik dan Investasi Energi

Di Amman, 24–25 Februari 2026, Prabowo bertemu Raja Abdullah II dan Putra Mahkota Al Hussein bin Abdullah II. Pertemuan membahas perkembangan konflik Palestina–Israel dan stabilitas kawasan.