Hasilnya, Iran menunjukkan anomali yang luar biasa.

​Melansir dari IRNA dan Pars Today (27/4/2026), ajakan mendaftar dalam kampanye nasional “Jan Fada” (Siap Berkorban) di Iran telah melampaui angka 30 juta partisipan, dan jumlah ini masih terus merangkak naik. Lebih dari sepertiga total populasi secara sukarela mendaftar untuk membela negara mereka.

​Lukashov menegaskan bahwa tingginya angka pendaftaran kampanye ini merupakan indikator penting yang merefleksikan kuatnya sistem pemerintahan dan ketahanan negara.

Menembus Batas Klise

​Seorang filsuf Rusia tidak sedang melempar pujian; ia menganalisis sebuah fenomena sosial yang langka. Ketika sepertiga penduduk suatu negara secara sadar mendaftarkan nama mereka sebagai martir yang siap berkorban, kita tidak lagi berbicara tentang hasil cuci otak atau propaganda pemerintah.

​Angka partisipasi “Jan Fada” menunjukkan tingkat kohesi sosial yang amat dalam. Pada akhirnya, patriotisme dan ketahanan nasional di Iran bukanlah kata-kata klise. Di bawah bayang-bayang ancaman eksistensial yang nyata, rakyat Iran membuktikan bahwa kecintaan pada tanah air adalah benteng terkuat yang tidak mudah diruntuhkan. ***