Gen Z yang Paling Terpukul

Generasi Z, yang lahir setelah tahun 1995, ternyata paling rentan mengalami dampak emosional dari “Sunday Scaries”. Data dari Resume.io (2024) menunjukkan bahwa sekitar 14% Gen Z mengalami kecemasan menjelang Senin setiap minggu, dan hampir 18,4% mempertimbangkan untuk resign karena efek ini.

Menurut Wikipedia, kondisi ini disebut sebagai bentuk anticipatory anxiety—kecemasan yang muncul bukan karena peristiwa nyata, tetapi karena pikiran tentang apa yang akan terjadi. (Sumber: Wikipedia – Sunday Scaries)

Jet Lag Sosial dan Ritme Tidur yang Terganggu

Riset dari New York Post (17 Juli 2025) menunjukkan bahwa pola tidur yang berubah saat akhir pekan menyebabkan “jet lag sosial”. Orang cenderung tidur lebih larut dan bangun lebih siang pada Sabtu-Minggu, lalu kembali harus bangun pagi pada hari Senin. Perubahan mendadak ini menyebabkan tubuh merasa seperti sedang mengalami perbedaan zona waktu—yang memicu kelelahan, mood rendah, dan gangguan konsentrasi.

Jadi, Apa Solusinya?

Para ahli menyarankan beberapa langkah untuk meminimalisasi efek Senin:

  • Tidur konsisten, bahkan di akhir pekan.
  • Lakukan persiapan Minggu malam, seperti membuat daftar kerja atau menyiapkan pakaian dan perlengkapan esok hari.
  • Luangkan waktu santai, seperti meditasi ringan atau jalan sore untuk meredam kecemasan.
  • Jangan bawa pekerjaan ke akhir pekan, demi menjaga batas antara kerja dan istirahat.

Hari Senin memang tak bisa dihindari, tapi dengan memahami akar masalahnya—dari stres hormon hingga tekanan budaya kerja—kita bisa mencari cara agar Senin tak lagi terasa seburuk itu.

Karena sesungguhnya, yang membuat Senin menyakitkan bukan hanya pekerjaan… tapi cara kita menjalaninya.***