Jutaan orang Indonesia kini hidup di dalam eksperimen besar yang tidak pernah mereka setujui. Setiap gedung pencakar langit yang berdiri, setiap lahan hijau yang diuruk, setiap ruang terbuka yang dikavling adalah keputusan arsitektural yang juga merupakan keputusan kesehatan. Dan tubuh-tubuh yang menghuni kota itu—dengan tekanan darahnya yang merangkak naik, tidurnya yang gelisah, dan anxietasnya yang menahun—sedang memberikan jawaban.

Pertanyaannya bukan lagi apakah manusia cocok tinggal di kota. Pertanyaannya adalah: seberapa lama kota akan terus pura-pura tidak mendengar?***