TNI Angkatan Darat menggelar turnamen siber “Waskita Manunggal 2026” untuk menjaring talenta peretas dari kalangan sipil dan militer. Kompetisi berlangsung di Mabesad, Sabtu (7/3/2026).


KOSONGSATU.ID—Pusat Siber TNI AD (Pussiberad) menggelar kompetisi keamanan siber bertajuk “Waskita Manunggal Siber Turnamen 2026” di Gedung Siber Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Acara ini merupakan langkah strategis memperkuat pertahanan digital nasional di era revolusi industri 4.0.

Turnamen ini menjadi wadah resmi pencarian bakat atau talent scouting. Target utamanya menjaring para ahli keamanan siber, baik dari kalangan militer maupun masyarakat sipil, sebagai respons terhadap eskalasi ancaman serangan multi-vektor di ruang digital.

“Lomba ini mengusung tema ‘Waskita Manunggal Siber Turnamen 2026, From CTF to Real-World Attack and Defense’,” sebut keterangan resmi dari Penerangan Pusat Siber TNI AD (Penpussiberad), Sabtu (7/3/2026).

Fokus pada Keahlian Teknis

Kompetisi ini menguji kemampuan peserta dalam berbagai kategori teknis. Para peserta dihadapkan pada tantangan seperti Capture The Flag (CTF), Open-Source Intelligence (OSINT), dan Web Vulnerability.

Kategori tersebut dirancang untuk mengukur kompetensi dalam menghadapi serangan siber dunia nyata. Pendekatan ini memastikan talenta yang terjaring memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk pertahanan siber.

Persiapan Menuju Angkatan Siber

Manuver TNI AD merekrut talenta sipil tak lepas dari rencana besar pembentukan “Angkatan Siber”. Matra keempat TNI ini direncanakan secara khusus menangani peperangan asimetris atau cyber warfare.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam pernyataannya pada 11 September 2024, menegaskan komitmen tersebut. “Pembentukan Angkatan Siber yang bakal menjadi matra keempat di tubuh TNI dilanjutkan di era Prabowo,” tegas Maruli.

Sebelumnya, pada ajang Cyber Competition 2025 yang digelar Satuan Siber (Satsiber) TNI pada 28 September 2025, militer memberikan golden ticket bagi pemenang kategori hackathon untuk direkrut masuk.

Pelibatan Sipil untuk Pertahanan Berlapis

Danjen Akademi TNI, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha, pada 28 September 2025 memberikan pandangannya terkait pelibatan sipil. “Generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam menjaga kedaulatan negara di ruang siber. Kompetisi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar di medan operasi dunia maya,” ujarnya.