Uji sesungguhnya kini terletak pada praktik. Apakah Indonesia mampu memanfaatkan forum tersebut untuk memperjuangkan keadilan tanpa kehilangan prinsip, atau justru terseret dalam arsitektur perdamaian versi kekuatan besar, akan ditentukan oleh sikap konkret Indonesia di meja perundingan global.***
Halaman


5 Komentar