Lima negara menutup ruang udara usai eskalasi perang AS-Iran.
KOSONGSATU.ID—Lima negara di Timur Tengah serentak menutup ruang udara menyusul pecahnya konflik terbuka antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Keputusan itu diambil sehari setelah operasi militer bertajuk Epic Fury menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.
Sejak Minggu, 1 Maret 2026, otoritas penerbangan sipil di Iran, Irak, Kuwait, Israel, dan Bahrain melarang seluruh penerbangan komersial melintasi wilayah udara mereka.
Puluhan maskapai internasional langsung membatalkan jadwal atau mengalihkan rute penerbangan lintas Asia–Eropa.
Respons Balasan Iran
Serangan balasan dilancarkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menggunakan rudal balistik dan drone ke sejumlah target militer.
Militer Iran menyebut sedikitnya 27 pangkalan militer Amerika Serikat dan beberapa instalasi strategis Israel menjadi sasaran.




0 Komentar