Bagi Indonesia, ketegangan di Hormuz tetap perlu dipantau karena gangguan baru dapat kembali memengaruhi biaya energi, ekspektasi inflasi, nilai tukar rupiah, dan sentimen pasar saham.
Peta jalan 60 hari memberi pasar alasan untuk bernapas. Namun, kapal-kapal yang masih tertahan menunjukkan jalur menuju stabilitas energi global belum benar-benar terbuka.***
Halaman


Tinggalkan Balasan