Indonesia pun punya pengalaman melewati krisis serupa. “Kita dulu pernah melewati keadaan di mana harga minyak sampai USD150 per barel. Jatuh nggak ekonominya? Agak melambat, tapi nggak jatuh. Jadi, kita punya pengalaman,” kata Purbaya.
Nilai tukar rupiah memang sempat menyentuh Rp16.986 per dolar AS pada 30 Maret 2026, tapi Purbaya menegaskan kondisi itu masih dalam batas yang bisa dikelola. Selama minyak tidak meledak ke level ekstrem, fondasi ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk berdiri.***
Halaman


0 Komentar