(Artikel opini oleh Dr. Muhammad Zulfikar Rakhmat & Shafa Kalila Aryanti) Link:
https://middleeastmonitor.com/20260307-indonesias-cabinet-secretary-is-sanitising-genocide-in-gaza/”, lanjut Dina.
Krisis di Gaza menuntut bahasa yang tegas dan tekanan diplomatik yang nyata, bukan kompromi yang membenarkan kematian massal. Indonesia sejak lama memiliki beban moral di mata dunia untuk terus teguh membela kemerdekaan Palestina.
Jika pejabat pemerintah mulai menggunakan kacamata statistik untuk memaklumi sebuah genosida, wajar jika publik mulai mempertanyakan esensi dari dukungan diplomatik Indonesia selama ini. Kematian massal tidak pernah bisa dievaluasi melalui kerangka diplomasi yang mengorbankan kedaulatan sejati rakyat Palestina.***
Halaman



Tinggalkan Balasan