Kenaikan DXY terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya indeks dolar AS ditutup melemah 0,70 persen ke level 98,950. Pelemahan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran.
Trump mengklaim adanya pembicaraan produktif antara AS dan Iran, sehingga untuk sementara meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi yang lebih besar. Ia meminta Departemen Pertahanan AS menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari.
Bantahan Iran dan Respons Pasar
Meski Trump mengklaim adanya dialog, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya pembicaraan tersebut. Iran menegaskan syarat mereka untuk mengakhiri perang tidak berubah.
Steven Englander, Head of Global G10 FX Research and North America Macro Strategy Standard Chartered, menilai pasar tetap menangkap adanya bentuk komunikasi tertentu antara kedua pihak. Menurutnya, meski belum tentu berarti kesepakatan sudah dekat, pasar untuk sementara memilih mempercayai bahwa ada jalur komunikasi yang sedang berlangsung.***



Tinggalkan Balasan