Pemerintah Iran menepis klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut telah terjadi dialog produktif antara kedua negara, serta menilai pernyataan tersebut sebagai taktik untuk mengulur waktu dan menurunkan harga energi global.
KOSONGSATU.ID—Pemerintah Iran secara tegas membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim kedua negara telah melakukan percakapan produktif.
Melalui kantor berita semi-resmi Mehr, sumber dari dalam pemerintahan Iran memastikan tidak pernah ada dialog apa pun antara Teheran dan Washington.
Lebih lanjut, sumber tersebut menilai manuver Trump hanyalah sebuah trik. Washington sengaja melempar isu dialog damai untuk menurunkan harga energi global sekaligus membeli waktu guna mematangkan rencana serangan militer mereka.
Meski begitu, Iran mengakui beberapa negara di kawasan memang berupaya mengajukan inisiatif untuk meredakan ketegangan. Namun, Teheran menegaskan bahwa mereka bukan pihak yang memulai peperangan ini, sehingga segala tuntutan damai seharusnya mengarah ke Washington.
Trump Klaim Dialog, Umumkan Penundaan Serangan
Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan keputusannya untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Ia menyampaikan pengumuman tersebut melalui platform media sosial Truth Social pada Senin (23/3/2026).




0 Komentar