BMKG menyatakan Jawa masih siaga banjir dan longsor dengan potensi hujan lebat berlanjut.


KOSONGSATU.ID–Pulau Jawa hingga Senin (2/2/2026) masih berada dalam fase risiko tinggi bencana hidrometeorologi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menegaskan hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, sementara banjir dan longsor di sejumlah daerah belum sepenuhnya tertangani.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah rawan banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Aktivitas warga serta infrastruktur dinilai masih berisiko terdampak jika intensitas hujan kembali meningkat.

Operasi Darurat Masih Berjalan

Di Kabupaten Bandung Barat, operasi pencarian dan penyelamatan korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, masih dilanjutkan hingga awal pekan ini. Longsor yang terjadi Sabtu (24/1/2026) menjadi salah satu bencana paling mematikan pada periode cuaca ekstrem kali ini.

BPBD dan Basarnas mencatat hingga Minggu (1/2/2026) sebanyak 74 kantong jenazah telah dievakuasi, dengan 57 korban berhasil diidentifikasi. Enam orang masih dinyatakan hilang.

“Pada hari kesembilan operasi SAR, kami mengevakuasi empat bodypack, sehingga total mencapai 74,” ujar Kepala SAR Bandung Ade Dian, Minggu (1/2/2026).

Sementara itu, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, mengganggu permukiman, pertanian, dan jalur transportasi utama.

Instruksi Presiden: Penanganan Dipercepat

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat penanganan bencana di daerah terdampak.

“Bapak Presiden memerintahkan penanganan secepat-cepatnya terhadap setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan korban,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pernyataannya, 19 Januari 2026.

Arahan tersebut mencakup wilayah yang hingga kini masih menghadapi dampak banjir dan longsor, termasuk Pati, Kudus, Jepara, Lamongan, Bekasi, serta wilayah pesisir Jakarta Utara.

Kilas Balik: Rangkaian Bencana Sejak Januari

Gelombang banjir dan longsor di Jawa telah berlangsung sejak awal hingga pertengahan Januari 2026. Di Kabupaten Sukabumi, banjir dan longsor melanda Kecamatan Gegerbitung, Cidahu, dan Cikidang pada Sabtu (31/1/2026). BPBD melaporkan bendungan di Desa Cijurey jebol akibat derasnya aliran air.