Hujan deras memicu longsor di delapan lokasi lereng Pegunungan Muria, Kabupaten Kudus, Sabtu (7/3/2026) malam. Akses menuju Dukuh Semliro, Desa Rahtawu, sempat terputus total selama 12 jam akibat timbunan material batu dan tanah.


KOSONGSATU.ID—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat delapan titik longsor yang tersebar di dua kecamatan. Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Jatmiko, merinci lokasi terdampak pada Minggu (8/3/2026).

“Delapan lokasi longsor tersebut, yakni tiga lokasi di Desa Rahtawu (Kecamatan Gebog), empat lokasi di Desa Menawan (Kecamatan Gebog), dan satu titik di Desa Soco (Kecamatan Dawe),” paparnya.

Longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak sore. Material tanah liat dan bongkahan batu besar menutupi badan jalan penghubung antar-desa.

Dukuh Semliro Terisolasi, Evakuasi Dilakukan

Titik terparah berada di akses menuju Dukuh Semliro, Desa Rahtawu. Material longsor menutup seluruh badan jalan, membuat permukiman tersebut terisolasi selama kurang lebih 12 jam.