​Fenomena iklim global perpanjang durasi kemarau di atas rata-rata historis.


KOSONGSATU.ID–​Dinamika atmosfer di wilayah Indonesia tengah mengalami gejolak yang patut diwaspadai. Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), iklim nusantara sedang berada dalam fase transisi.

Kondisi iklim yang tadinya terpantau normal kini perlahan bergeser memicu fenomena El Nino dalam kategori lemah hingga moderat.

Implikasi dari fenomena global ini sangat fatal bagi wilayah regional. Musim kemarau di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2026 dipastikan akan berjalan jauh lebih kering dan berlangsung lebih lama dari standar klimatologis periode 1991 hingga 2020.

​Probabilitas penguatan El Nino ini tidak bisa dipandang sebelah mata. BMKG mencatat terdapat peluang sebesar 50 hingga 60 persen fenomena iklim ini akan semakin menguat menjelang paruh kedua tahun 2026. Rentetan peringatan sudah disebar sejak awal bulan.