Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat mewaspadai risiko kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda ibu kota. Imbauan ini menyusul prakiraan BMKG bahwa Jakarta akan dilanda panas ekstrem dalam beberapa hari ke depan.


KOSONGSATU.ID—Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya memahami keluhan warga yang merasakan ketidaknyamanan beraktivitas di luar ruangan.

“Panas yang terasa hingga sore hari serta dampak pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan dan penyandang kondisi kesehatan tertentu,” katanya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah mengingatkan tentang prakiraan BMKG tersebut. Ia meminta masyarakat tidak khawatir berlebihan, namun tetap melakukan langkah pencegahan agar terhindar dari risiko kesehatan.

Langkah Antisipasi dan Koordinasi

Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan BMKG untuk pemantauan harian dan peringatan dini. Perkembangan cuaca jelang periode mendatang juga dipantau agar langkah antisipasi dapat disesuaikan secara cepat.

“Kami pun mengajak seluruh warga Jakarta untuk saling mengingatkan dan menjaga kesehatan bersama,” ujar Chico.

BPBD DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, Wali Kota Administrasi serta lurah dan camat se-DKI telah diinstruksikan memperkuat sosialisasi melalui RT/RW. Monitoring kesehatan di Puskesmas dan Posyandu juga ditingkatkan.

Panduan Hadapi Cuaca Panas Ekstrem

Pemprov DKI Jakarta merilis sejumlah langkah yang bisa dilakukan masyarakat:

  • Penuhi cairan tubuh. Minum air putih minimal 8-10 gelas sehari, lebih banyak saat beraktivitas di luar. Hindari minuman berkafein dan beralkohol yang dapat mempercepat dehidrasi.
  • Batasi aktivitas luar ruangan pada jam puncak panas (sekitar pukul 10.00-15.00 WIB). Jika terpaksa, gunakan pelindung seperti topi, payung, pakaian berwarna terang dan longgar, kacamata hitam serta tabir surya SPF minimal 30.
  • Perhatikan kelompok rentan, yakni lansia, balita, pekerja outdoor dan penderita penyakit kronis seperti jantung, diabetes. Pastikan mereka berada di tempat teduh dan sejuk.
  • Kenali gejala bahaya panas, seperti pusing berat, mual, muntah, lemas ekstrem, kulit kering dan panas atau kejang. Segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat atau hubungi 112 untuk bantuan darurat.***