Reklame raksasa ambruk di Kedungturi, menyeret tiang listrik dan melumpuhkan jalan utama.


KOSONGSATU.ID — Hujan deras disertai angin kencang membuat papan reklame raksasa ambruk di Jalan Raya Kedungturi, Kecamatan Taman, Jumat (6/3/2026) siang.

Insiden itu menyeret tiga tiang listrik beton hingga roboh melintang di jalan utama penghubung Sidoarjo–Surabaya.

Akibatnya, arus lalu lintas menuju Surabaya melalui Waru lumpuh total. Sejumlah kawasan industri di sekitar lokasi juga mengalami pemadaman listrik.

Kronologi reklame ambruk

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Taman dan Waru.

Warga menyebut papan reklame setinggi sekitar 16 meter dengan ukuran 9 × 5 meter di Jalan Raya Kedungturi mulai bergoyang hebat sebelum akhirnya roboh.

“Papan reklame itu sudah goyang sekitar lima menit sebelum benar-benar ambruk. Pas roboh, material besinya menimpa kabel, lalu kabelnya ketarik semua sampai tiang-tiang listrik di sekitarnya ikut ambruk ke jalan,” kata Ketua RT 01 RW 01 Desa Kedungturi, Triyanto, di lokasi kejadian, Jumat (6/3/2026).

Material reklame yang berat menciptakan efek domino. Tarikan menyamping yang kuat membuat tiga tiang listrik beton milik PLN serta satu tiang telekomunikasi ikut patah dan menutup seluruh badan jalan.

Kendaraan sempat terjebak

Sejumlah kendaraan sempat terjebak di lokasi saat insiden terjadi.

Tiga mobil pribadi, satu angkutan kota, dan dua truk berada di antara kabel listrik yang menjuntai. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan besar pada kendaraan.

Polisi kemudian melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan yang meluas hingga kawasan Sepanjang.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Kami lakukan rekayasa lalu lintas karena ada kendala fisik di jalan raya akibat tiang listrik dan reklame yang roboh,” ujarnya.

Evakuasi dan pemulihan listrik

Pemerintah desa setempat segera berkoordinasi dengan BPBD Sidoarjo dan PLN untuk mempercepat proses evakuasi material.