Ternyata fitur ISS dan SSS justru menyedot daya aki saat lalu lintas padat.
KOSONGSATU.ID—Kehadiran fitur otomatis mematikan mesin seperti Idling Stop System (ISS) atau Stop & Start System (SSS) awalnya dirancang untuk menghemat bahan bakar. Namun, mengaktifkan fitur ini di tengah kemacetan lalu lintas perkotaan justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan aki motor Anda.
Ketika motor memasuki zona kemacetan dan terjebak dalam kondisi stop-and-go, fitur ini akan aktif mematikan mesin setelah kendaraan berhenti lebih dari tiga detik.
Masalah utamanya muncul karena mesin harus hidup dan mati berkali-kali seiring pergerakan lalu lintas yang sangat lambat.
Beban tarikan arus kelistrikan atau Ampere terbesar pada aki justru terjadi setiap kali dinamo starter memutar kruk as. Fitur mati-nyala otomatis menuntut baterai bekerja ekstra keras tanpa jeda istirahat yang cukup.
Lonjakan arus untuk menyalakan mesin ini bisa mencapai puluhan Ampere dalam hitungan detik.
Mekanik Bengkel Motor, Fajar, menyoroti besarnya beban kelistrikan dari proses ini. “Imbasnya dinamo starter butuh arus yang lebih besar, kalau dibiarkan bikin aki cepat tekor atau soak. Biasanya dari suara klakson sudah tidak nyaring sebagai gejalanya,” jelas Fajar seperti dikutip dari GridOto.




Tinggalkan Balasan