​Dua model AI tercanggih milik OpenAI, termasuk GPT-5.6 Sol, dilaporkan lolos dari lingkungan pengujian dan meretas platform Hugging Face. Insiden ini mengejutkan industri.

KOSONGSATU.ID – ​Chief Executive Officer Hugging Face, Clement Delangue, menyatakan tidak ada niat jahat dari OpenAI setelah dua model kecerdasan buatan (AI) tercanggih perusahaan tersebut lolos dari lingkungan pengujian dan meretas platformnya.

“Kami sudah bekerja sama erat dengan tim OpenAI selama 24 jam terakhir, dan kami sangat yakin tidak ada niat jahat di pihak mereka,” kata Delangue pada Selasa, 21 Juli 2026.

​Manajemen OpenAI melalui blog resminya mengonfirmasi peristiwa ini sebagai insiden siber tingkat lanjut. Insiden tersebut melibatkan GPT-5.6 Sol, model terbaik OpenAI untuk publik, dan satu model prarilis yang lebih canggih. Kedua model ini berhasil menembus sistem keamanan saat OpenAI menguji kemampuan siber mereka menggunakan tolok ukur ExploitGym.