Harga emas dunia melonjak hingga tembus USD5.078 per troy ons, namun harga di Pegadaian terpantau stagnan. Momen “adem ayem” ini jadi peluang emas bagi investor lokal sebelum data inflasi AS rilis.


KOSONGSATU.ID – Harga emas dunia mencatatkan lonjakan signifikan di atas 1 persen hingga menembus level USD5.078,50 per troy ons pada perdagangan Rabu (11/2), meskipun data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan hasil yang solid. Namun, kontras dengan volatilitas pasar global, harga emas batangan di Pegadaian pada Kamis (12/2) terpantau stagnan tanpa perubahan.

Kondisi “adem ayem” di pasar domestik ini menjadi momentum strategis bagi investor lokal untuk melakukan akumulasi aset sebelum rilis data inflasi AS yang diprediksi akan memicu gejolak harga baru.

Dinamika Pasar Global: Emas Abaikan Data Pekerjaan AS

Kenaikan harga emas sebesar 1,11 persen pada Rabu kemarin mengejutkan pasar, mengingat pertumbuhan lapangan kerja AS di bulan Januari meningkat dan angka pengangguran turun menjadi 4,3 persen. Biasanya, data ekonomi AS yang kuat menekan harga emas, namun kali ini pembeli jangka panjang justru mendominasi pasar.

​Tai Wong, pedagang logam independen, menyebutkan bahwa mentalitas investor kini lebih fokus pada narasi utang AS dan divestasi jangka panjang. Meskipun sempat melemah 0,30% ke posisi US$5.063,69 pada Kamis pagi (06.44 WIB), tren emas secara tahunan (year-to-date) masih naik lebih dari 17%.

Kondisi Lokal: Harga di Pegadaian Adem Ayem

Berbeda dengan volatilitas di pasar spot dunia, PT Pegadaian (Persero) melaporkan harga emas batangan yang stagnan. Baik merek Galeri 24 maupun UBS tidak menunjukkan pergerakan harga, memberikan kepastian bagi investor lokal yang ingin melakukan akumulasi aset.

Update Harga Emas Pegadaian: Galeri 24 vs UBS

Di  bawah ini merangkum perbandingan harga untuk denominasi yang paling populer di masyarakat:

Perbandingan harga emas antara Galeri 24 Pegadaian dan UBS per hari ini. – Banana Gemini AI

Analisis Singkat untuk Investor

Harga Terendah: Galeri 24 saat ini menawarkan harga yang lebih kompetitif hampir di seluruh ukuran dibandingkan UBS. Ini bisa menjadi pilihan bagi investor yang mengejar volume gramasi lebih banyak dengan dana yang sama.