Kasus Little Aresha dinilai bukan sekadar ulah pengasuh, melainkan alarm kegagalan pengawasan tempat penitipan anak di Indonesia.


KOSONGSATU.ID — Kasus dugaan kekerasan di tempat penitipan anak Little Aresha, Umbulharjo, Yogyakarta, memicu desakan audit nasional. Anggota DPR RI Eva Monalisa menilai peristiwa itu bukan lagi soal oknum, melainkan tanda kegagalan sistem perlindungan anak yang berulang.

“Jika kasus serupa terus berulang dari Depok hingga Yogyakarta, maka jelas ada yang salah dalam sistem pengawasan daycare di Indonesia. Negara harus hadir dengan regulasi ketat, pengawasan nyata, dan sanksi tanpa kompromi,” ujar Eva, Senin, 27 April 2026.

Negara Ditagih Hadir

Eva menyebut kekerasan terhadap anak sebagai pelanggaran berat terhadap hak anak. Menurut dia, jumlah korban yang mencapai puluhan anak menunjukkan kegagalan kolektif, mulai dari pengelola, pengawas, hingga regulasi yang tidak bekerja di lapangan.

Desakan serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko. Ia meminta pemerintah pusat dan daerah melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh tempat penitipan anak untuk memastikan kepatuhan izin, standar pengasuhan, dan pengawasan.