Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan bukan petilasan Laksamana Cheng Ho, melainkan monumen toleransi. Masjid ikonik ini memadukan budaya Tionghoa, Arab, dan Jawa sebagai ruang sosial inklusif.
KOSONGSATU.ID — Persepsi publik yang kerap mengira Laksamana Cheng Ho pernah menjejakkan kaki di wilayah Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ternyata keliru. Masjid Muhammad Cheng Hoo yang berdiri megah di kawasan tersebut bukanlah sebuah petilasan, melainkan monumen penghormatan atas semangat toleransi sang laksamana Muslim asal Tiongkok dalam sejarah dakwah di Nusantara.
Kesalahpahaman sejarah ini sering kali muncul di tengah masyarakat karena arsitektur masjid yang sangat kental dengan nuansa Tiongkok. Namun, pihak pengurus menegaskan bahwa penamaan masjid ini murni sebagai bentuk dedikasi.
“Enggak ada kaitannya (secara langsung) sama Laksamana Cheng Ho. Namanya diambil karena beliau ini panglima Muslim yang toleran. Sebab, anak buahnya juga bukan orang muslim saja,” ungkap Abdul Hayyi dari Sekretariat Masjid Cheng Hoo Pandaan.



Tinggalkan Balasan