Bagi pemerintah pusat sendiri, pembenahan itu belum rampung. Menko Pangan menyebut masih ada persoalan penyalahgunaan dan data fiktif SPPG yang harus dirapikan dalam sebulan ke depan, sebelum hasilnya dilaporkan ke Presiden Prabowo.
“Banyak, ya. Yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” kata Zulkifli Hasan usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.***
Halaman


Tinggalkan Balasan