XChat mulai dibuka untuk pra-pesan di iPhone dan iPad. Aplikasi pesan milik X Corp itu dijadwalkan tersedia pada 17 April 2026, di tengah perang narasi privasi antara Elon Musk dan WhatsApp.
KOSONGSATU.ID — Platform X membuka pra-pesan aplikasi pesan mandiri XChat di App Store untuk pengguna iPhone dan iPad.
Di halaman resminya, XChat dijadwalkan tersedia pada 17 April 2026 dan dipasarkan sebagai layanan tanpa iklan, tanpa pelacakan, serta memakai enkripsi ujung ke ujung.
Peluncuran ini menandai langkah baru X Corp memisahkan layanan pesan dari fitur pesan langsung di platform X. Di App Store, XChat tercatat dikembangkan oleh X Corp, mendukung iOS 26.0 atau lebih baru, serta tersedia dalam bahasa Inggris dan 45 bahasa lain.
Fitur dan Kalimantan’a Privasi
Dalam keterangannya, XChat menawarkan percakapan pribadi, grup besar, serta pengalaman obrolan yang disebut lebih terfokus.
Laporan ANTARA yang mengutip deskripsi App Store menyebut kapasitas grup mencapai 481 anggota. Namun, klaim privasinya masih perlu dibaca dengan hati-hati.
Sebab, pada bagian privasi aplikasi, X Corp menyebut sejumlah data dapat dikumpulkan dan ditautkan ke identitas pengguna, termasuk email, nomor telepon, kontak, pengenal perangkat, lokasi kasar, riwayat pencarian, hingga data interaksi produk. Informasi ini belum diverifikasi Apple.
Musk serang WhatsApp
Peluncuran XChat muncul ketika Musk kembali menyerang WhatsApp. Dalam unggahan di X, ia menulis, “Can’t trust WhatsApp,” saat menanggapi gugatan kelompok di California yang menuduh Meta, WhatsApp, dan Accenture mengakses pesan pribadi pengguna tanpa persetujuan.
WhatsApp membantah tuduhan itu. “The claims in this lawsuit are categorically false and absurd,” tulis akun resmi WhatsApp pada 10 April 2026.
Mereka menegaskan WhatsApp telah memakai protokol Signal selama satu dekade sehingga pesan hanya dapat dibaca pengirim dan penerima.***




Tinggalkan Balasan