Uni Eropa mewajibkan produsen ponsel merancang baterai yang dapat diganti pengguna tanpa alat khusus, berlaku Februari 2027. Langkah terbesar UE melawan limbah elektronik global.
KOSONGSATU.ID — Dunia menghadapi darurat limbah elektronik. Laporan Global E-waste Monitor 2024 dari PBB mencatat rekor 62 juta ton limbah elektronik dihasilkan sepanjang 2022. Melonjak 82 persen dari angka 2010, dan diproyeksikan mencapai 82 juta ton pada 2030.
Salah satu penyebab utamanya adalah ponsel dibuang bukan karena rusak, melainkan hanya karena baterainya habis masa pakai. Desain tertutup dengan baterai yang direkatkan membuat penggantian menjadi sulit, mahal, dan bergantung pada pusat servis.
Uni Eropa menjawab persoalan ini dengan regulasi baterai yang tegas. Regulasi EU 2023/1542 resmi berlaku pada Agustus 2023 dan akan diterapkan secara bertahap. Kewajiban agar baterai dapat dilepas dan diganti pengguna mulai diberlakukan pada 18 Februari 2027.
Apa Artinya bagi Konsumen?
Aturan baru ini mewajibkan baterai pada perangkat portabel dirancang agar pengguna dapat melepas dan menggantinya tanpa alat khusus atau bantuan teknisi. Ini bukan berarti kembali ke model “tutup belakang bisa dibuka tangan kosong” seperti era ponsel lawas.



Tinggalkan Balasan