Regulasi ini mendefinisikan baterai “bisa diganti pengguna” sebagai baterai yang dapat dilepas menggunakan alat yang tersedia di pasaran — tanpa memerlukan panas atau pelarut kimia untuk membuka perangkat.

Produsen juga diwajibkan memastikan baterai pengganti tersedia dengan harga wajar setidaknya lima tahun setelah model tersebut tidak lagi diproduksi.

Dampak ke Pasar Global

Apple, Samsung, OnePlus, Xiaomi, dan produsen lain perlu mengevaluasi ulang desain rakitan ponsel mereka — bergeser dari konstruksi yang banyak menggunakan perekat menuju desain yang lebih modular.

Produsen umumnya menghindari pembuatan desain perangkat keras berbeda untuk pasar yang berbeda karena faktor biaya dan kerumitan rantai pasok. Pergeseran serupa pernah terjadi saat UE mewajibkan port pengisian daya USB-C — dan standar itu akhirnya diadopsi secara global. Konsumen di Indonesia berpeluang merasakan manfaat yang sama.

Perangkat seperti Samsung Galaxy S27 diprediksi menjadi salah satu seri pertama yang harus mematuhi aturan baru ini di pasar Eropa.***