Dampak psikologis seperti trauma, kehilangan kepercayaan diri, hingga isolasi sosial sering kali menjadi beban berat bagi para penyintas love scam. Para pelaku sengaja mengeksploitasi kebutuhan dasar manusia akan kasih sayang untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Imbauan OJK: Nalar Harus Tetap Menyala

Menghadapi kerentanan di hari kasih sayang ini, OJK menekankan bahwa relasi daring yang sehat tidak akan pernah menuntut transfer uang di tahap awal perkenalan. Otoritas meminta masyarakat untuk melakukan langkah-langkah preventif berikut:

  • Verifikasi Identitas: Jangan mudah percaya pada profil dengan profesi mentereng tanpa bukti nyata.
  • Abaikan Klaim Hadiah: Curigai setiap paket kejutan yang tiba-tiba menuntut pembayaran biaya administrasi.
  • Cek Kanal Resmi: Jika ada klaim paket tertahan, hubungi pihak Bea Cukai melalui kanal resmi, bukan nomor WhatsApp pribadi yang mendadak menghubungi.

“Love scam menjadi tren kejahatan finansial digital yang tengah meningkat. Masyarakat harus waspada terhadap modus manipulatif,” tegas OJK. Di era digital, menjaga nalar tetap menyala adalah bentuk perlindungan diri terbaik dari rayuan yang mungkin tidak pernah nyata. ***