Indonesia memiliki talenta. Indonesia memiliki pasar. Yang kini diuji adalah kemampuan ekosistem regulasi untuk berjalan seirama dengan ambisi tersebut.

Jika celah teknis terus dibiarkan, relokasi bukan lagi wacana. Ia akan menjadi keputusan bisnis yang rasional—sunyi, sistematis, dan sulit dibalikkan.***