Ribuan warga Prigen menggelar aksi penolakan proyek real estate seluas 22,5 hektare di kawasan hutan Tretes demi mencegah bencana longsor.
KOSONGSATU.ID — Rencana alih fungsi lahan hutan produksi seluas 22,5 hektare di kawasan Tretes, Pasuruan, memicu perlawanan sengit warga. Proyek real estate di lereng Gunung Arjuno ini dinilai mengancam keselamatan sembilan ribu jiwa penduduk.
Puncak kemarahan meledak pada Minggu (29/3/2026). Ribuan massa melakukan aksi long march dari Simpang Dung Biru hingga Taman Wisata. Mereka menuntut penghentian total pembabatan sabuk hijau demi kelestarian lingkungan setempat.
Ketua Gema Duta, Priya Kusuma, menegaskan bahwa penghancuran resapan air ini akan memicu banjir bandang hingga Kecamatan Beji. Ia menilai keselamatan warga di lereng gunung kini sedang berada di ujung tanduk akibat ambisi pengembang.
Halaman



Tinggalkan Balasan