Presiden Prancis Emmanuel Macron mengajak negara-negara dunia membangun poros baru untuk menolak tunduk pada dominasi AS dan China.


KOSONGSATU. ID – ​Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka mendesak negara-negara di seluruh dunia agar tidak menjadi bawahan dua kekuatan hegemonik, yakni Amerika Serikat (AS) dan China.

Macron menyampaikan seruan berani ini saat mengunjungi Korea Selatan dan berbicara di hadapan mahasiswa Yonsei University, Seoul, pada Jumat (3/4). Ia menegaskan bahwa dunia membutuhkan alternatif kepemimpinan global yang mandiri dan tidak mudah terseret arus polarisasi.

​Tolak Hegemoni dan Usung ‘Jalan Ketiga’

​Dalam pidatonya, Macron menyoroti bahaya ketergantungan pada dua raksasa ekonomi dan militer dunia tersebut. Ia menilai tujuan komunitas global saat ini bukanlah untuk tunduk pada kekuatan tertentu.

​”Kita tidak ingin bergantung pada dominasi, katakanlah, China, dan kita juga tidak ingin terlalu terpapar pada ketidakpastian AS,” tegas Macron seperti melansir dari TASS.

​Untuk mewujudkan kemandirian tersebut, Macron mengajak negara-negara sahabat bersatu membangun koalisi alternatif. Ia menyebut gagasan ini sebagai ‘jalan ketiga’. Menurutnya, agenda bersama ini bisa melibatkan Korea Selatan, Prancis, negara-negara Eropa lainnya, Kanada, Jepang, India, Brasil, hingga Australia.