Haedar Nashir menyebut genosida Israel di Palestina membuktikan runtuhnya tatanan peradaban modern Barat dan humanisme sekuler.


KOSONGSATU. ID – Dunia saat ini sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang sangat serius. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara tegas mengkritik kondisi dunia modern yang kian kehilangan pijakan moral. Ia menyoroti agresi militer dan genosida Zionis Israel terhadap rakyat Palestina—serta perluasan konflik yang menyeret negara lain seperti Iran—sebagai cerminan nyata rapuhnya tatanan peradaban modern Barat.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Haedar dalam rilis resmi Muhammadiyah, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan senada juga ia sampaikan sebelumnya saat memberikan ceramah Tarawih di Masjid Salman ITB. Menurutnya, sistem global yang selalu menggaungkan dan mengklaim menjunjung tinggi nilai kemanusiaan justru terbukti gagal mencegah krisis mematikan ini.

Kegagalan Humanisme Sekuler

Selama ini, peradaban modern membanggakan semangat pro-kemanusiaan yang melahirkan humanisme sekuler. Pandangan ini menempatkan manusia sebagai pusat orientasi nilai dan moralitas. Sayangnya, fondasi pemikiran tersebut kini menghadapi kegagalan fatal akibat rentetan konflik berkepanjangan.

Haedar menegaskan bahwa tatanan dunia yang pro-kemanusiaan telah luluh lantak. Ia menilai, berbagai paradigma modern yang terus dibangun seolah-olah kebal terhadap tragedi masa lalu, kini terbukti usang. Fakta ini menunjukkan bahwa klaim kemajuan peradaban Barat tidak berbanding lurus dengan realitas moral global.