Sektor industri manufaktur dan farmasi mulai tercekik karena biaya bahan baku impor meroket tajam. Kenaikan ongkos produksi ini bermuara pada ancaman imported inflation atau inflasi akibat barang impor. Jika ketidakpastian berlanjut tanpa intervensi kuat bank sentral, pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara diprediksi menghadapi masa suram.***
Halaman


0 Komentar