Persib Bandung kokoh di puncak klasemen usai kalahkan Persita 1-0, Minggu (22/2). Laga diwarnai gol Andrew Jung dan aksi dadakan Hokky Caraka yang terpaksa jadi kiper di menit akhir pertandingan.
KOSONGSATU.ID – Persib Bandung sukses mengamankan posisi puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah menumbangkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026) malam.
Laga pekan ke-22 ini diwarnai drama kartu merah di menit akhir yang memaksa penyerang Timnas Indonesia, Hokky Caraka, berganti peran menjadi penjaga gawang.
Kebuntuan yang Dipecahkan Pemain Prancis
Tampil di bawah bayang-bayang kelelahan fisik usai tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions Asia 2 (ACL 2) melawan Ratchaburi FC tengah pekan lalu, anak asuh Bojan Hodak sempat kesulitan membongkar pertahanan berlapis Pendekar Cisadane. Persita yang menerapkan low block yang disiplin membuat babak pertama berakhir tanpa gol meski Persib mendominasi 58% penguasaan bola.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-50. Melalui skema serangan yang rapi, Luciano Guaycochea melepaskan umpan silang akurat yang disambut tandukan mematikan striker asal Prancis, Andrew Jung. Ini merupakan gol ke-6 Jung musim ini, sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.
Drama Menit Akhir: Hokky Caraka Jadi Kiper
Tensi pertandingan memuncak memasuki masa injury time. Pada menit ke-90+9, kiper utama Persita, Igor Rodrigues, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melanggar Beckham Putra dalam situasi serangan balik cepat.
Kondisi menjadi pelik bagi Persita karena jatah pergantian pemain telah habis. Alhasil, penyerang muda Hokky Caraka terpaksa mengenakan sarung tangan kiper dan menjaga gawang di sisa waktu laga. Meski hanya berlangsung singkat, momen ini menjadi sorotan utama di lapangan hijau.
Pernyataan Para Pelatih
Dalam konferensi pers usai laga, pelatih Persib Bojan Hodak mengakui bahwa kemenangan ini lebih bersifat mental daripada teknis. ”Ini pertandingan sulit, hanya empat hari setelah berlaga di Liga Champions (ACL 2). Persita sangat kompak dan menunggu kami melakukan kesalahan untuk serangan balik,” ujar Hodak (22/2).
Di sisi lain, pelatih Persita Carlos Pena memberikan apresiasi atas perubahan skuad Persib musim ini. ”Persib bukan tim yang sama lagi seperti di putaran pertama. Mereka melakukan perubahan masif, termasuk mendatangkan pemain kelas dunia seperti Layvin Kurzawa,” tuturnya dalam sesi wawancara resmi.




Tinggalkan Balasan