​Bupati Pasuruan resmi memegang kendali penuh Persekabpas demi mewujudkan target promosi ke Liga 2.


KOSONGSATU.ID—Manajemen lama Persekabpas Kabupaten Pasuruan resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan klub kepada Bupati H.M. Rusdi Sutejo. Momen krusial ini berlangsung dalam sebuah audiensi resmi di Ruang Kerja Kantor Bupati Pasuruan pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat. Langkah ini menjadi titik awal perombakan besar-besaran untuk menyelamatkan klub kebanggaan daerah tersebut.

​Persekabpas, yang akrab disapa Laskar Sakera, memang tengah mengalami stagnasi. Klub yang pernah berjaya menembus Juara 3 Divisi Utama pada tahun 2006 silam ini kini tertahan di kasta Liga 3 Nasional. Keterbatasan sumber daya serta tuntutan keras dari kelompok suporter Sakeramania sejak tahun lalu memaksa manajemen mencari jalan keluar yang revolusioner.

​Dalam pertemuan tersebut, Manajer Persekabpas Gaung Andaka memaparkan langsung berbagai kendala yang menghambat laju klub. Sebagai simbol penyerahan mandat, Gaung memberikan jersey resmi Persekabpas bertuliskan “Mas Rusdi” kepada sang Bupati. Turut menyaksikan momen tersebut adalah Presiden Pasuruan United Bayu Aji Handayanto, CEO Pasuruan United Suryono Pane, dan Ketua TP3D Kabupaten Pasuruan Rohani Siswanto.

​Transisi Menuju Klub Profesional

​Penyerahan mandat ini tidak sekadar seremonial. Kepengurusan baru dituntut untuk segera bergerak merestrukturisasi tata kelola klub secara profesional. “Hari ini saya serahkan kepengurusan Persekabpas kepada Mas Rusdi. Semoga target Liga 2 nanti bisa tercapai,” ujar Manajer Demisioner Persekabpas, Gaung Andaka, usai pertemuan (4/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa proses pergantian manajemen di hadapan notaris akan dilakukan secepatnya.

​Di sisi lain, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo menyambut tanggung jawab ini dengan tangan terbuka. Ia menyadari sepenuhnya beban sejarah yang dipikul klub tersebut. “Saya sangat berterima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh pengurus lama. Ini bukan sekadar klub sepak bola, ini kebanggaan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” tegas Rusdi Sutejo pada hari yang sama. Ia berjanji akan membentuk manajemen yang tangguh.

​Menjamin Masa Depan Laskar Sakera

​Tantangan di depan mata bagi kepemimpinan baru ini adalah memastikan kejelasan status hukum dan dukungan finansial. Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai mematangkan rencana transformasi klub menjadi badan hukum berbentuk PT Pasuruan Bangkit. Hal ini krusial untuk memenuhi regulasi profesionalisme PSSI.