KH. Baidlowi Lasem membuktikan bahwa ulama senantiasa hadir memberi arah kompas saat bangsa kehilangan navigasi. Keputusannya menetapkan Soekarno sebagai Waliyyul Amri adh-Dharuri bisy-Syaukah tidak hanya mengakhiri perdebatan fikih kenegaraan yang pelik, tetapi juga menyelamatkan keutuhan Republik Indonesia dari jurang perpecahan. Warisan pemikiran, ketawadhuan, dan nasionalismenya akan terus hidup sebagai inspirasi abadi bagi generasi penerus bangsa.***


Daftar Pustaka:

  • Ulum, K. Amirul. KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah. (Buku Biografi).
  • Arsip Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang terkait Diskusi Bedah Buku Biografi KH. Baidlowi Lasem.
  • Kutipan wawancara/pernyataan tokoh agama (KH. Miftachul Akhyar, KH. Muhammad Najih MZ, KH. Abdul Qoyyum Manshur, KH. Ahfas Faishol, KH. Abdul Aziz) berdasarkan kompilasi data sejarah lokal Lasem.