Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan Polri akan mengusut tuntas kematian diplomat Arya Daru Pangayunan. Polda Metro dalami bukti digital, CCTV, dan autopsi untuk ungkap penyebab kematian.


KOSONGSATU.ID—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan mengusut tuntas kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan. Arya ditemukan meninggal secara mencurigakan di kamar kosnya.

“Diminta atau tidak diminta, Polri tetap menyelidiki kasus ini secara mendalam,” kata Listyo Sigit di Jakarta, Jumat (11/7). Pernyataan Listyo ini menjawab desakan dari sejumlah anggota DPR RI yang meminta penyelidikan dilakukan cepat dan transparan.

Polri melimpahkan kasus ini ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Kapolri pun meminta jajarannya segera bertindak jika bukti awal sudah cukup. “Kalau sudah ada bukti, segera ungkap. Ini jadi perhatian publik,” tegasnya.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, menjelaskan timnya tengah menganalisis berbagai barang bukti. Bukti itu meliputi rekaman CCTV, hasil autopsi, serta data digital dari ponsel dan laptop korban. Ia memperkirakan penyelidikan rampung dalam waktu sepekan.

“Mungkin seminggu lagi ada kesimpulan. Semua sedang kami periksa,” kata Karyoto, Kamis malam (10/7), di Indonesia Arena, Senayan.

Karyoto menegaskan timnya tidak melakukan prosedur khusus karena sudah terbiasa menangani kasus serupa. “Kami tahu prosedurnya. Ini bukan hal yang baru bagi kami,” ujarnya.

Penyidik juga tengah mendalami komunikasi terakhir Arya melalui digital forensik. Tim akan menelusuri siapa saja yang berinteraksi dengan korban, waktu komunikasi, hingga lokasi pergerakan terakhirnya.

“Nanti bisa kami lihat, korban bicara dengan siapa, kapan, dan ke mana saja ia pergi,” jelas Karyoto.

Data dari digital forensik akan menjadi bagian penting dalam analisis, bersama hasil autopsi dan rekaman CCTV. Ketiganya akan dijadikan dasar untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam kematian Arya.

Kematian Arya Daru Pangayunan memicu perhatian publik luas, terutama di kalangan diplomat dan masyarakat sipil. Arya dikenal sebagai diplomat muda yang berprestasi dan memiliki masa depan cerah di Kemlu.

Polri menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Publik kini menanti hasil penyelidikan yang akan menjawab berbagai spekulasi yang berkembang.*