Pemerintah memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman meskipun mengalihkan sumber impor dari Timur Tengah.


KOSONGSATU.ID—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa sebagian impor LPG Indonesia selama ini berasal dari kawasan Timur Tengah. Namun, dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu, pemerintah memutuskan mengalihkan sumber pasokan tersebut ke kawasan lain.

“LPG kita impor 20 persen dari Timur Tengah. Total dari 7,6 juta ton impor, sekitar 70 sampai 75 persen berasal dari Amerika Serikat (AS),” kata Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengalihkan pasokan LPG dari Timur Tengah ke kawasan lain melalui kontrak jangka panjang.