“Melalui 8 kebijakan ini, kita ingin menyampaikan setulus-tulusnya bahwa kita ingin memastikan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya stabil, tetapi juga terpercaya, inklusif, dan kontributif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional,” jelas Kiki.

Delapan program prioritas tersebut meliputi:

  1. Menjaga stabilitas sektor keuangan
  2. Pemulihan kepercayaan publik
  3. Mendorong sektor jasa keuangan yang kontributif bagi pembangunan ekonomi nasional
  4. Memperkuat pengawasan terintegrasi
  5. Mempercepat pendalaman pasar
  6. Melindungi konsumen dan masyarakat
  7. Memperkuat kelembagaan dan internal OJK
  8. Meneguhkan sinergi dengan kementerian dan lembaga serta pemangku kepentingan lainnya

Stabilitas Sistem Keuangan Jadi Prioritas

Kiki menegaskan stabilitas sistem keuangan akan menjadi jangkar utama kebijakan OJK. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi yang lebih erat dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Langkah konkret meliputi pertukaran data, koordinasi kebijakan, kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis, serta penguatan sistem peringatan dini. OJK juga akan memperkuat permodalan lembaga jasa keuangan, menyempurnakan manajemen risiko, serta meningkatkan ketahanan teknologi informasi dan keamanan siber.***