KOSONGSATU.ID—Elon Musk kembali bikin geger. Bukan karena peluncuran roket, tapi karena ia baru saja meluncurkan partai politik. Namanya America Party.

Tujuannya? Kata Elon, biar Amerika enggak terus-terusan dikuasai dua partai, yang menurut dia isinya ‘itu-itu’ saja: boros, korup, dan sok demokratis.

“Kalau negara kita bangkrut karena pemborosan dan korupsi, itu tandanya kita hidup dalam sistem satu partai, bukan demokrasi,” tulis Elon lewat akun X, Minggu (6/7).

“Hari ini, Partai Amerika dibentuk untuk mengembalikan kebebasan Anda,” lanjutnya, penuh gaya, layaknya pahlawan Marvel yang baru turun gunung.

Tak cuma deklarasi, Elon juga memamerkan hasil polling di X—yang katanya diikuti lebih dari 1,2 juta orang.

Hasilnya? Dua banding satu ingin partai baru. “Dan kalian akan mendapatkannya!” serunya. Musk seperti sedang main game SimCity, tapi versinya bikin negara beneran.

Tapi, belum sempat pesta balon dimulai, Donald Trump keburu sewot. Menurutnya, langkah Elon ini enggak masuk akal.

“Menurut saya konyol memulai partai ketiga,” kata Trump kepada wartawan, sambil mengingatkan bahwa AS selalu pakai sistem dua partai. “Partai ketiga itu nggak akan berhasil. Tapi ya silakan aja kalau dia mau main-main.”

Enggak cukup sampai di situ, Trump juga sempat nyentil Elon lewat Truth Social, menyebut sang miliarder sudah seperti “kecelakaan kereta api selama lima minggu terakhir”. Wah, kalau udah pakai metafora bencana, berarti marahnya serius.

Akar masalah mereka? RUU “One Big Beautiful Bill” yang didorong Trump di Kongres.

Elon menentang keras. Menurutnya, itu cuma nambah utang negara. Ia bahkan menyebut para pendukungnya sebagai penjilat sistem “perbudakan utang”.

Gara-gara kritik itu, Trump mengancam akan mencabut semua kontrak federal untuk Tesla dan SpaceX.

Dan begitulah, dari awalnya sesama tokoh besar yang kadang saling dukung di medsos, kini Elon dan Trump resmi adu partai.

Yang satu bawa roket, yang satu bawa retorika. Rakyat Amerika? Nonton sambil nyemil popcorn. Siapa tahu, nanti muncul juga Partai Rakyat Kebingungan.**