OPSHID FKYME Pasuruan menyalurkan bingkisan Lebaran ke enam titik lokasi Rumah Syukur.


KOSONGSATU.ID–Menjelang Hari Raya Idulfitri, nuansa penuh berkah menyelimuti keluarga besar Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Front Ketuhanan Yang Maha Esa (FKYME) di Pasuruan. Melalui tradisi Sambung Roso, mereka kembali bergerak nyata untuk memastikan sukacita Lebaran dapat dirasakan oleh seluruh kalangan, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus.

Kegiatan sosial bernuansa kekeluargaan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026, yang bertepatan dengan momen istimewa malam 27 Ramadan 1447 Hijriah. Fokus utama dari agenda ini adalah menyapa kembali para saudara yang sebelumnya telah menerima manfaat dari program pembangunan Rumah Syukur OPSHID.

Kunjungan ini membuktikan bahwa ikatan antara OPSHID dan penerima bantuan tidak berakhir saat serah terima kunci rumah, melainkan terus dirawat dan dipererat melalui silaturahmi langsung yang hangat.

Wujud Nyata Silaturahmi Tanpa Putus

Dalam pelaksanaannya, tim relawan OPSHID FKYME Pasuruan mendatangi enam lokasi tempat tinggal para penerima Rumah Syukur. Rombongan membawa paket bingkisan Lebaran yang terdiri dari sembilan bahan pokok (sembako) serta santunan berupa uang tunai untuk meringankan beban ekonomi keluarga menjelang hari kemenangan.

Bantuan sembako dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dapur menyambut Idulfitri, sementara santunan tunai diharapkan memberikan keleluasaan bagi para penerima dalam memenuhi kebutuhan mendesak lainnya. Kombinasi bantuan ini merupakan upaya nyata dalam menyuntikkan kebahagiaan di tengah persiapan hari raya.

Mengamalkan Ajaran Sambung Rasa

Tradisi Sambung Roso merupakan implementasi langsung dari ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk senantiasa menjaga tali persaudaraan. Melalui tatap muka langsung, terjalin komunikasi dua arah yang menumbuhkan rasa saling memiliki antara organisasi dan masyarakat.

Konsistensi OPSHID FKYME Pasuruan dalam menjalankan tradisi ini setiap tahunnya menunjukkan bahwa kepedulian sosial harus dibarengi dengan keberlanjutan.

Senyum bahagia dari para penerima bantuan di enam titik tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran keluarga besar OPSHID sangat dinantikan dan memberikan dampak emosional yang mendalam bagi mereka yang membutuhkan.***