“Ini yang perlu digarisbawahi, tarawih di Pondok Mantenan ini meskipun cepat tidak mengurangi rukun dan tidak mengurangi kesunahan-kesunahan dalam salat,” tegasnya.
Ia mengaku tidak mengetahui jumlah pasti jemaah setiap hari. Namun, antusiasme masyarakat disebut tetap tinggi dari tahun ke tahun.
Di akhir keterangannya, Gus Dliya’ mengajak umat Islam meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan, menjaga kerukunan, serta menghargai perbedaan dalam praktik keagamaan. ***
Halaman



Tinggalkan Balasan