Suran Agung PSHW Tunas Muda di Jalan Doho, Kota Madiun, berlangsung Minggu, 28 Juni 2026. Polisi mengerahkan 983 personel gabungan dan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas.
KOSONGSATU.ID – Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda atau PSHW Tunas Muda digelar di Padepokan Pusat PSHW Tunas Muda, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu, 28 Juni 2026.
Kegiatan tahunan pada Bulan Suro itu menjadi ajang silaturahmi, pelestarian budaya pencak silat, atraksi seni, serta refleksi diri bagi warga perguruan. Rangkaian acara dipusatkan di kawasan padepokan dan dihadiri peserta dari sejumlah daerah.
Polres Madiun Kota mengerahkan 983 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan tersebut. Personel berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, pemadam kebakaran, serta pengamanan internal perguruan.
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto meminta seluruh petugas menjalankan pengamanan secara humanis, tetapi tetap tegas terhadap pelanggaran yang dapat mengganggu ketertiban.
“Laksanakan tugas dengan humanis, namun tetap tegas dan terukur. Tingkatkan patroli serta antisipasi kedatangan peserta yang masih menggunakan kendaraan roda dua, khususnya sepeda motor yang memakai knalpot brong,” kata Wiwin saat apel kesiapan pengamanan.
Polisi menyatakan pelanggaran penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis akan ditindak dengan tilang manual. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban selama arus kedatangan dan kepulangan peserta.
Rekayasa Lalu Lintas di Ring Road Barat
Pengamanan Suran Agung juga mencakup pengaturan pergerakan kendaraan di Kota Madiun. Jalan Ring Road Barat difungsikan sebagai area parkir peserta sehingga masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung.
Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Nanang Cahyono mengatakan rambu penunjuk arah dan rekayasa arus telah disiapkan untuk mencegah kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.
“Kita sudah siapkan jalur alternatif termasuk rambu penunjuk arah agar masyarakat umum tidak lewat jalan ring road,” kata Nanang.
Selain pengaturan lalu lintas, aparat menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan, gangguan keamanan, dan potensi gesekan antarpeserta selama rangkaian Bulan Suro.
Tradisi Bulan Suro
Suran Agung merupakan agenda rutin warga PSHW Tunas Muda yang dilaksanakan pada momentum Bulan Suro atau Muharam. Bagi warga perguruan, kegiatan itu menjadi ruang memperkuat persaudaraan sekaligus merawat nilai disiplin, kebersamaan, dan penghormatan terhadap pendahulu perguruan.
Kota Madiun dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan perguruan pencak silat di Jawa Timur. Karena itu, agenda Bulan Suro setiap tahun mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Polres Madiun menyatakan pengamanan dilakukan agar kegiatan budaya dan silaturahmi perguruan dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara.***





Tinggalkan Balasan