Jalan Panjang Meringkus Sang Saudagar

Kini, publik menunggu: apakah Kejaksaan Agung akan benar-benar serius memburu Riza Chalid? Atau, akankah ini menjadi kasus besar lain yang berakhir dengan pelan-pelan dilupakan?

Langkah Kejagung sejauh ini mulai mengarah ke kerja sama internasional, termasuk kemungkinan mengajukan red notice melalui Interpol dan kerja sama Mutual Legal Assistance (MLA) dengan Malaysia dan Singapura.

Namun, seperti diungkap oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus), Febrie Adriansyah, “Kita tidak bisa menangkap dia tiba-tiba. Ada mekanisme hukum internasional yang harus dilalui,” (Kompas, 18 Juli 2025).

Riza Chalid mungkin buron. Tapi, bayangannya masih membayangi struktur energi Indonesia: dari jalur distribusi, permainan harga, hingga kekuasaan yang membentang lintas rezim.

Selama belum ada langkah konkret untuk membenahi struktur dan sistem migas nasional, cerita seperti ini hanya menunggu babak baru.

Riza mungkin bukan satu-satunya. Tapi, ia adalah simbol paling telanjang dari betapa sulitnya negara ini meringkus kekuasaan di balik selang bensin.***