Menggugat Strategi Dagang yang Tunduk

Saatnya bangsa ini berhenti bersikap reaktif dan inferior dalam relasi global.

Indonesia bukan pasar pasif yang bisa dikendalikan lewat diskon tarif dan kontrak besar-besaran. Kita adalah negara dengan sumber daya strategis dan populasi besar yang bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia—jika dikelola dengan benar.

Melawan dominasi dagang Amerika tidak berarti memusuhi, tapi menuntut relasi yang setara.

Dunia sudah berubah. Kita tidak bisa terus memainkan peran sebagai pembeli, penerima, dan pengalah. Sudah waktunya Indonesia menyusun ulang strategi dagangnya, berdiri tegak di panggung global, dan berkata cukup.

Cukup sudah kita tunduk. Cukup sudah kita hanya jadi pasar.

Saatnya melawan dengan kemandirian.***