Xiaomi mengintegrasikan robot humanoid CyberOne dengan sistem AI canggih ke lini produksi kendaraan listrik (EV) di Beijing. Robot berstatus “pekerja magang” ini mampu mengikuti ritme pabrik yang memproduksi satu mobil setiap 76 detik.


Teknologi kecerdasan buatan kini mengambil wujud fisik di pabrik otomotif. Xiaomi mengintegrasikan model fondasi Vision-Language-Action (VLA) ke dalam robot humanoid CyberOne yang diperkenalkan pertama kali pada 2022.

Robot ini memiliki 4,7 miliar parameter yang dikombinasikan dengan metode reinforcement learning dan kontrol hibrida. Sistem tersebut menghasilkan waktu respons kurang dari 1 milidetik untuk beradaptasi dengan lingkungan pabrik yang dinamis.

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, saat diwawancarai CNBC pada 5 Maret 2026, menjelaskan status realistis robot tersebut. “Robot di lini produksi kami belum melakukan pekerjaan resmi, lebih seperti pekerja magang (interns),” ujarnya.